Pembaca Budiman,
Mulai 28 Februari 2012 Majalah Amanah Online akan menyajikan serial tulisan jurnalistik
di bawah rubrik Surau Jurnalisme.
Surau adalah bangunan sederhana tempat orang tua dan anak-anak mengaji.
Rubrik ini juga diharapkan menjadi ajang mengaji ilmu jurnalistik.
Rubrik ini terbuka untuk diisi oleh siapa saja.
Siapa pun boleh menyumbangkan ilmu atau pengalamannya di sini,
boleh mengajukan pertanyaan atau menjawab pertanyaan dari pengunjung.
Ruang telah kami sediakan, silakan Anda memanfaatkannya
Lihat: http://suraujurnalisme.amanahmediaonline.com/,.

(Redaksi)

Mengasah Bakat Menulis (1)
Ingin Menjadi Penulis, Adakah Cara Belajar  yang Cespleng? (1)
(Seri 1)

==========

Mengasah Bakat Menulis (2)
Ingin Menjadi Penulis, Adakah Cara Belajar  yang Cespleng? (2)
(Seri 1)

==========

Mengasah Bakat Menulis (3)
Tiba-Tiba,Slap, Ada Ide Hinggap!
(Seri 2)

==========

Mengasah Bakat Menulis (4)
Ingin Lancar? Buatlah Kerangka Tulisan
(Seri 2)

==========

 Mengasah Bakat Menulis (5)
Mengenal Dunia Jurnalistik

==========

 Mengasah Bakat Menulis (6)
Berita Itu
Menyampaikan Informasi Istimewa (1)
(Seri 3)

==========

 Mengasah Bakat Menulis (7)
Berita Itu

Menyampaikan Informasi Istimewa (2)

(Seri 3)

 ==========

 Mengasah Bakat Menulis (8)
Feature Itu
Tulisan yang Gurih dan Renyah (1)
(Seri 4)

 ==========

 Mengasah Bakat Menulis (9)
Feature Itu
Tulisan yang Gurih dan Renyah (2)
(Seri 4)

==========

 Mengasah Bakat Menulis (10)
Feature Itu

Tulisan yang Gurih dan Renyah (3)
(Seri 4)

 ==========

Mengasah Bakat Menulis (11)
Telitikah Anda?

 ==========

Mengasah Bakat Menulis (12)
Kritik atas Bahasa Jurnalistik

(Seri 5)

 ==========

Mengasah Bakat Menulis (13)
Ada Mayat yang Berprofesi

 =========

Mengasah Bakat Menulis (14)
Redaktur Itu Jantung Surat Kabar

Jantung Itu Kerap Berdebar (1)
(Seri 6)

  ==========

Mengasah Bakat Menulis (15)
Redaktur Itu Jantung Surat Kabar
Jantung Itu Kerap Berdebar (2)
(Seri 6)

 ==========

Mengasah Bakat Menulis (16)
Menyunting Itu Membosankan,
Tetapi Juga Menyenangkan
 (1)

(Seri 7)

==========

Mengasah Bakat Menulis (17)
Menyunting Itu Membosankan,
Tetapi Juga Menyenangkan
 (2)

(Seri 7)

 ==========

Mengasah Bakat Menulis (18)
Memengaruhi Opini Publik
Melalui Kolom
(1)
(Seri 8)

 ==========

Mengasah Bakat Menulis (19)
Memengaruhi Opini Publik
Melalui Kolom
(2)

(Seri 8)

 ==========

Mengasah Bakat Menulis (20)

Mengelola Penerbitan Intern (1)

(Seri 9)

Maskun Iskandar

Penerbitan intern atau media intern kadang dianggap hanya memboroskan uang, padahal di sebalik itu ada manfaat tak ternilai yang kadang-kadang tidak kita sadari

K

aryawan suatu perusahaan milik negara ramai-ramai berunjuk rasa. Mereka menentang pengangkatan direktur utama yang baru. Apa reaksi Pak Dirut? Ada banyak hal yang ia lakukan. Satu di antaranya menyuruh kepala bagian humas menerbitkan majalah intern. Dalam salah satu penerbitan majalah intern tersebut dimuat suatu tulisan laporan yang menceritakan bahwa direksi mengajak karyawan yang berprestasi untuk piknik ke luar negeri. Pengaruh tulisan itu ternyata luar biasa. Apa dan bagaimana pengaruh tersebut? Mari kita simak.


==========

Mengasah Bakat Menulis (21)

Mengelola Penerbitan Intern (2)

(Seri 9)

Komposisi isi media penerbitan penting diperhatikan untuk menjaring minat pembaca.  Masalahnya, selera pembaca itu beragam-ragam. Oleh karena itu, isi penerbitan harus merupakan mozaik yang menampung berbagai kebutuhan pembaca.

 ==========

Mengasah Bakat Menulis (22)

Mengelola Penerbitan Intern (3)

(Seri 9)

Di lingkungan intern organisasi biasanya banyak sekali orang yang ahli di bidangnya. Banyak sekali hal yang dapat ditulis di bidang tersebut. Yang menjadi persoalan: di lingkungan organisasi kekurangan penulis mahir atau kekurangan orang yang berminat menjadi penulis.