(pricearea.com)

(Dikutip dari: http://www.beritaunik.net/renungan/2-hal-yang-membuat-kita-tidak-bersyukur-dengan-keadaan-kita-sekarang.html)

Mari luruskan pengertian kita. Orang yang ‘kaya’ bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari inilah akar perasaan tak tenteram.

Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yg sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Ada dua hal yang kerap membuat kita tak bersyukur, meski kita telah memiliki lebih banyak dari mereka yang hidup pas-pasan. Akibatnya perasaan kita tak tenteram dan tak pernah bisa menikmati hidup. Agar terhindar, kedua hal tersebutmesti segera diketahui.

Pertama, Kita sering memfokuskan diri pada yang diinginkan, bukan pada yang dimiliki. Katakanlah Anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi Anda masih merasa kurang. Pikiran Anda dipenuhi target dan keinginan.

(intanqosasih.wordpress.com)

Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yg mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapa pun banyak yang kita miliki, kita tak pernah menjadi ‘kaya’ dalam arti yang sesungguhnya.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ”Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.” Ini perwujudan rasa syukur.

Kedua, hal yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Ada sebuah kisah mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, ”Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.”

Bersyukurlah!

(panglima165.blogspot.com)

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu, karena  memberimu kesempatan untuk belajar..

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit, sebab di masa itulah kamu tumbuh..

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu, karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang..

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru, karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu..

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat, yang malah kelak mengajarkan pelajaran yang berharga..

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih, karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan..

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik. Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut. Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif.  Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …

Judul Asli: “2 Hal yang Membuat Kita Tidak Bersyukur Dengan Keadaan Kita Sekarang”

Iklan