Category: Sosial Masyarakat


Derajat Seorang Hamba


Antho Massardi

Oleh Antho Massardi

Sahabat, tahukah apa artinya derajat seorang hamba di hadapan Tuhan? Dalam agama Islam, sedikitnya ada enam derajat manusia di hadapan Allãh Subhanahu Wa Ta’ala.

Baca lebih lanjut

Iklan

Hal-hal yang Menutup Fitrah


(allahadatanpatempat
.blogspot.com)

Oleh Indahnya Maghfirah

Pengantar Redaksi: Bekerja dengan prinsip bismillah, akan menghindarkan kita dari prinsip kerja yang mengharapkan pamrih. Tidak mau bekerja sebelum tahu apa yang akan didapatkannya, berarti tidak ada keikhlasan. Bekerja dengan prinsip bismillah adalah bekerja untuk tujuan jangka panjang mengharapkan ridha Allah. Inilah fitrah, keaslian muasal hakekat pekerjaan. Inilah fitrah, keaslian muasal tujuan hidup manusia. Bila bismillah tidak dilakukan, maka bebarapa hal akan menutup fitrah. Oleh karena itu, lakukan semua pekerjaan karena Allah dan atas nama Allah dengan tulus. Baca lebih lanjut

Zakat Demi Maslahat


(indonesian.iloveallaah.com)

Oleh M. Fuad Nasar, M.Sc*

Berbeda daripada infaq, wakaf, hibah, wasiat, kaffarat dan sebagainya, zakat harus disalurkan kepada para mustahiq, yaitu 8 (delapan) asnaf sebagaimana tergambar dalam Al Quran (QS At-Taubah: 60). Jelas bahwa zakat adalah hak para mustahiq. Salah satu dari delapan asnaf itu ialah fi sabilillah (pada jalan Allah).

Baca lebih lanjut

Penataan Ruang Publik


Prof. Dr. Komaruddin Hidayat

Oleh Prof. Dr. Komaruddin Hidayat

Keunikan, kekayaan yang juga ancaman bagi bangsa Indonesia adalah masyarakatnya yang sangat plural, tersebar di sekian ribu pulau. Ratusan bahasa lokal, ragam budaya, aliran kepercayaan dan agama kesemuanya menciptakan mozaik budaya yang sangat indah, warnawarni, tetapi juga rentan konflik.

Baca lebih lanjut

Hak-hak Istri dalam Proses Perceraian


(pesan-islam.blogspot.com)

Oleh Drs. H. Purwosusilo, S.H, M.H*

Dalam sebuah Hadits Riwayat Al Khatib dari Anas menyebutkan Rasulullah saw bersabda, “Al Jannatu tahta agdamil ummahati.” Artinya, “Surga itu di bawah telapak kaki ibu.” Dalam riwayat yang lain diceritakan bahwa seseorang pernah menghadap Rasulullah SAW dan bertanya, “Siapakah orang yang lebih berhak aku layani dengan sebaik-baiknya.” Rasulullah menjawab, “Ibumu.” Kemudian siapa? tanya orang itu lagi. Nabi menjawab, “Ibumu.” Lalu siapa? “Ibumu.” Kemudian siapa lagi?” “Bapakmu.”

[Baca juga: Komentar (1): Justru harus Direvisi” dan Komentar (2): Tergantung Kerelaan Istri]

Baca lebih lanjut


 

(terpopuler.net)

Oleh Mahfudz Siddiq

Pengantar Redaksi: Hak Azasi Manusia (HAM) merupakan sesuatu yang krusial. Hak yang banyak dituntut manusia, tapi kadang mereka lupa melaksanakan  kewajibannya sebagai dasar diberikannya hak. Bahkan kadang ada juga manusia yang tak mengerti tentang definisi hak azasi, sehingga mereka cenderung membabi buta dalam menuntutnya. Terlebih bila berkaitan dengan Islam, agama yang dianggap sebagian orang telah memasung HAM. Padahal Islam lah agama yang benar-benar memuliakan manusia, dan memanusiakan manusia. Tak percaya? Mari kita simak karya Mahfudz Siddiq ini, yang akan dimuat secara serial tiap hari Selasa selama bulan Juni 2012.

Baca lebih lanjut


(terpopuler.net)

Oleh Mahfudz Siddiq

Pengantar Redaksi: Hak Azasi Manusia (HAM) merupakan sesuatu yang krusial. Hak yang banyak dituntut manusia, tapi kadang mereka lupa melaksanakan  kewajibannya sebagai dasar diberikannya hak. Bahkan kadang ada juga manusia yang tak mengerti tentang definisi hak azasi, sehingga mereka cenderung membabi buta dalam menuntutnya. Terlebih bila berkaitan dengan Islam, agama yang dianggap sebagian orang telah memasung HAM. Padahal Islam lah agama yang benar-benar memuliakan manusia, dan memanusiakan manusia. Tak percaya? Mari kita simak karya Mahfudz Siddiq ini, yang akan dimuat secara serial tiap hari Selasa selama bulan Juni 2012.

Baca lebih lanjut


(terpopuler.net)

Oleh Mahfudz Siddiq

Pengantar Redaksi: Hak Azasi Manusia (HAM) merupakan sesuatu yang krusial. Hak yang banyak dituntut manusia, tapi kadang mereka lupa melaksanakan  kewajibannya sebagai dasar diberikannya hak. Bahkan kadang ada juga manusia yang tak mengerti tentang definisi hak azasi, sehingga mereka cenderung membabi buta dalam menuntutnya. Terlebih bila berkaitan dengan Islam, agama yang dianggap sebagian orang telah memasung HAM. Padahal Islam lah agama yang benar-benar memuliakan manusia, dan memanusiakan manusia. Tak percaya? Mari kita simak karya Mahfudz Siddiq ini, yang akan dimuat secara serial tiap hari Selasa selama bulan Juni 2012.

Baca lebih lanjut


(terpopuler.net)

Oleh Mahfudz Siddiq

Pengantar Redaksi: Hak Azasi Manusia (HAM) merupakan sesuatu yang krusial. Hak yang banyak dituntut manusia, tapi kadang mereka lupa melaksanakan  kewajibannya sebagai dasar diberikannya hak. Bahkan kadang ada juga manusia yang tak mengerti tentang definisi hak azasi, sehingga mereka cenderung membabi buta dalam menuntutnya. Terlebih bila berkaitan dengan Islam, agama yang dianggap sebagian orang telah memasung HAM. Padahal Islam lah agama yang benar-benar memuliakan manusia, dan memanusiakan manusia. Tak percaya? Mari kita simak karya Mahfudz Siddiq ini, yang akan dimuat secara serial tiap hari Selasa selama bulan Juni 2012.

Baca lebih lanjut

Adab Berpedoman Syariat


(Dikutip dari www.mediamuslim.info)

Sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berakhlak yang agung” (Al-Qalam: 4).

Adakah orang yang tidak menyukai perhiasan? Jawaban pertanyaan ini jelas, tidak ada seorang pun melainkan ia menyukai perhiasan dan senang untuk tampil berhias di hadapan siapa saja. Karena itu kita lihat banyak orang berlomba-lomba untuk memperbaiki penampilan dirinya. Ada yang lebih mementingkan perhiasan dhahir (luar) dengan penambahan aksesoris seperti pakaian yang bagus, make-up yang mewah dan emas permata, sehingga mengundang decak kagum orang yang melihat. Adapula yang berupaya memperbaiki kualitas akhlak, dengan akhlak islami.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: