Category: Aktual


Sementara Tidak Terbit


Pembaca Budiman,
Karena kesibukan kami mempersiapkan
mulai 13 September 2012, majalah Amanah Online
sementara tidak terbit
Harap maklum dan mohon maaf,
terima kasih atas pengertian Anda..

Iklan

Komentar (2): Tergantung Kerelaan Istri


Oleh Yayat Suratmo

Tidak ada keharusan istri memberi izin suami untuk menikah lagi, hal ini semata karena kerelaan dan keihklasan istri. Ketika istri sakit, tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai seorang istri bagi suaminya, menjadi seorang ibu bagi anak-anaknya, suami boleh meminta izin kepada istrinya untuk menikah lagi. Dan istri tidak harus mengizinkannya, semua tergantung kerelaan istri.

[Baca juga: Hak-hak Istri dalam Proses Perceraian dan Komentar (1): Justru Harus Direvisi]

Baca lebih lanjut


Bambang Suharmono

Oleh Bambang Suharmono*

Undang-undang tentang Perkawinan No.1/74 justru harus direvisi. Undang-undang itu membolehkan seorang suami untuk menikah kembali (poligami) di antaranya karena si istri sakit-sakitan dan tidak mampu melayani suaminya. Ini jelas sangat keterlaluan, bayangkan istri yang sedang sakit harus memberi izin suaminya menikah kembali, jelas si istri akan lebih menderita.

[Baca juga: Hak-hak Istri dalam Proses Perceraian dan Komentar (2): “Tergantung Kerelaan Istri]

Baca lebih lanjut

Komentar Marah Sakti Siregar


Marah Sakti Siregar

Berikut ini komentar Marah Sakti Siregar atas tulisan “Carilah Ilmu Hingga ke Negeri China, Antara Hadits dan Perkembangan China yang Fenomenal” oleh Lalu Mara Satria Wangsa.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya sudah membaca tulisan Lalu Mara Satria dari link yang dibuka Sdr Azhmy F Mahyddin di grup ini. Yakni, tentang kemajuan pesat yang dialami Cina, yang sudah empat kali dia kunjunginya sejak 1994.

Baca lebih lanjut

STOP PRESS : BERITA DUKA


Kiai NU Berpengaruh, KH Fawaid Situbondo Berpulang

Disalin dari : http://www.beritajatim.com/detailnews.php/6/Politik_&_Pemerintahan/2012-03-09/129063/Kiai_NU_Berpengaruh,_KH_Fawaid_Situbondo_Berpulang

Jum’at, 09 Maret 2012 13:26:32 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan

KHR Achmad Fawaid As'ad

Surabaya (beritajatim.com) – Innalillahi wainnailaihi rojiun pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo Situbondo KHR Achmad Fawaid As’ad meninggal dunia di Graha Amerta RS Dr Soetomo Surabaya sekitar pukul 12.15 WIB.

KH Fawaid As’ad jatuh sakit semalam dan dirujuk dari RS Situbondo menuju ke RS Dr Soetomo Surabaya karena mengalami sakit jantung dan kencing manis.

Sekretaris DPC PPP Situbondo Sumardi Mufid membenarkan wafatnya Pengasuh Ponpes di Situbondo dan sangat disegani tersebut. “KH Fawaid dirujuk dari RS Situbondo semalam ke RS Dr Soetomo,  beliau merasa sakit sebulan belakangan ini,” katanya

Saat ini jenazah Fawaid sedang dalam perjalanan menuju Ponpes Salafiyah “Semua santri dan alumni sudah berdatangan,” kata Mukhid

Rencananya jenazah akan dimakam di Ponpes Salwiyah di Sikorejo bersama almarhum ayahanda Kiai Syamsul Arifin.  Jabatan terakhir KH Fawaid yaitu ketua DPC PPP 2006-2011 dan terpilih lagi kedua kali untuk menjabat dari tahun 2011-2016. KH Fawaid meninggal dalam usia 43 tahun.|ted|

Stop Press: Berita Duka


Jenazah KH Abdullah Faqih Dimakamkan

(dikutip langsung –tanpa perubahan– dari ANTARA melalui Kompas.com)

KH Abdullah Faqih

SURABAYA, KOMPAS.comJenazah Pengasuh Pondok Pesantren Langitan, Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, KH Abdullah Faqih (82) yang wafat pada Rabu pukul 19.00 WIB, akan dimakamkan di kompleks pesantren setempat pada Kamis (1/3/2012) sesudah shalat Dzuhur.

Insya Allah, Abah (ayah) dimakamkan bakdal (sesudah) Dzuhur di kompleks pesantren,” kata KH Ubaidillah Faqih, putra almarhum KH Abdullah Faqih, ketika dikonfirmasi ANTARA per telepon, Rabu malam.

Baca lebih lanjut

Stop Press: Berita Duka Cita


Ahmad Sumargono, Mujahid Pembela Islam, Berpulang

Ahmad Sumargono (berkacamata)

(dikutip langsung dari VOA Islam)

JAKARTA (VoA-Islam) – Innalillahi wa innailaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, putra terbaik umat Islam Indonesia yang peduli terhadap perjuangan kaum muslim, baik di dalam negeri maupun di dunia internasional. H. Ahmad Sumargono atau yang akrab disapa Bang Gogon dikenal sebagai Tokoh KISDI (Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam). Ia juga sosok pejuang tegaknya Syariat Islam yang oleh musuh Islam yang sering disebut-sebut sebagai tokoh Islam Fundamentalis.

Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) itu wafat pada Jumat dini hari, pukul 01.30 WIB di Sukabumi, Jawa Barat. Rencananya jenazah akan disemayamkan di rumah duka, di Komplek Dokter Jalan H. Baping, Ciracas, Jakarta Timur. Demikian bunyi pesan SMS yang diterima Voa -Islam, Jumat (24/2/2012) dari salah satu pengurus GPMI, Adang.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: